#DearViny: 23

Standard

#DearViny adalah kategori khusus untuk setiap post di blog ini yang ditulis dan ditujukan untuk dibaca Viny. Surat pertama untuk Viny, berjudul Dear, Viny. bisa dilihat di sini. Postingan awal yang memulai tagar #DearViny di blog ini ada di sini.

============================================== Dear, Viny. Masih inget kan sama postingan kamu yang ini di G+? Di situ, aku khususnya terpaku sama satu paragraf kamu di sana. Nomormu.

23vin

Tulisan: “23. Itu nomor aku saat final audisi. Sama seperti tanggal ulang tahunku. Percaya atau tidak karena nomor itu aku sedikit lebih percaya diri lho.”

Aku juga ingat, dengan seseorang yang lebih dulu menginspirasiku–seseorang yang jauh lebih kamu kenal daripada aku mengenalnya. Dengan cake-nya.

23

Namanya Rica Leyona, tentu saja. Yang sudah 23, tapi senyumnya selalu muda!

Hari ini, waktu aku bangun pagi-pagi setelah matahari mengedipkan matanya, aku menyadarinya dengan jelas bahwa aku berubah menjadi gadis 23 tahun.

23, entah bagaimana, sejak hari ini, berubah menjadi angka yang akan aku sukai. At least for this one year.

Tadinya, aku berniat mengiyakan semesta di kepalaku yang ingin pergi ke sana: ke barisan kursi de depan panggung kebesaranmu. Sejak lama. Untuk bertemu Viny. Saat aku cek di website, tepat hari ini, 29 April, ada show Team K3-mu. Ada kamu. Lalu aku harus bagaimana kalau nyatanya tidak bisa bertemu? Kamu suka sekali bertanya, “Hari ini sudah lakukan apa saja untuk mendekati mimpimu?”. Jadi, ketika pagi tadi aku bersiap-siap pergi ke sebuah SMA di kota kelahiranku ini, aku mencoba sama sekali tidak kecewa.

Hari ini, di hari ulang tahunku, aku pergi ke SMA untuk keperluan penelitian skripsiku. Bukankah itu juga membuatku lebih dekat dengan mimpiku, Vin?

Kukira akan menjadi hari yang biasa, tapi tahu-tahu ada cahaya lilin di sore hari. Semua orang di rumah bernyanyi. Dan confetti. Juga kue coklat.

IMG-20150429-WA0030

Serpihan confetti yang berserakan. Partikelnya mungkin juga berusia 23.

Lalu mahkota. Dan bantal yang tiba-tiba dikirim ke rumahku tepat setelah confetti terakhir diletuskan di atas kepalaku.

Mahkota setelah pesta!

Mahkota setelah pesta!

Entahlah, entah kenapa mahkota–itu pun konsep tiba-tiba. Tapi ketika aku pakai, yang terlintas adalah nama kamu: Ratu! Haha.. Lucu ya. Kok bisa pas aja gitu. Yah.

Hari ini, setelah berusaha mendekati mimpi, setelah menua, dan setelah dipeluk berulang kali, aku menulis ini di saat menjelang akhir hari. Selama 23 tahun, aku belum lakukan banyak hal. Seperti kamu, aku juga pemimpi. Kalau kita punya kotak harta sendiri-sendiri, mungkin punyaku penuh dengan harapan. Tapi, seperti kata kamu, kita harus semangat untuk mimpi kita. S e t u j u.

Walaupun aku gagal nonton kamu di hari ulang tahunku, tapi, ketika aku buka twitter kali ini, ada foto kamu di sana. Empat Viny dalam satu foto. Seperti April: bulan ke-empat.

inyi

4 Viny. Semuanya kesukaanku!

Walaupun hari ini akan datang satu kali dalam setahun saja, aku masih ingin bertemu lagi dengan 29 April yang lain. Seperti kamu dan 23 Februari-mu.

Iya, kan? 😉 ============================================== PS: Hari ini H-1 vote ditutup. Semoga dukungan semua orang di belakangmu dan siapa saja yang terdorong menunjukkan mimpinya, bisa menerbangkanmu di barisan senbatsu! Semangat, okay?


– r i –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s