#DearViny: After all this time? Always.

Standard

#DearViny adalah kategori khusus untuk setiap post di blog ini yang ditulis dan ditujukan untuk dibaca Viny.

Surat pertama untuk Viny, berjudul Dear, Viny. bisa dilihat di sini. Postingan awal yang memulai tagar #DearViny di blog ini ada di sini.

==============================================

Dear, Viny.

Apa kabar?

Udah lama ga nulis #DearViny. Well, ya memang ga ngaruh apa-apa di kamu sih. Hehe. However, this is one of the places I can visit to whenever I want to write. So, yeah… For me, it’s good to be back here right now.

Pertama-tama… Happy new year! Telat banget memang, tapi toh kita akan berada di tahun 2016 selama 366 hari, jadi ga masalah kan, ya. Semoga di tahun ini, Viny selalu jadi Viny yang memberi inspirasi bagi siapapun yang mengaguminya. Amen for that!


 

Kemarin-kemarin, ada teror bom di Sarinah. Imbasnya, show teater ditiadakan beberapa hari, which means, kesempatan orang-orang bertemu kamu minggu lalu harus disimpan dulu. Sebenernya ada baiknya juga: selain lebih aman, kamu pun (dan member lain serta penonton) juga jadi punya waktu lebih.

Untuk beristirahat, kegiatan lain, atau sekedar “me-time” apapun yang kamu.

Yet, as for me, the worst “me-time” was the time when we were doing nothing, feeling lazy, and suddenly the news came… The bad one.

6

Alan Rickman.

The one man who played as Severus Snape.

Well, yes, I’m a Potterhead. People around me know that fact well. Sudah ada beberapa berita meninggalnya tokoh Harry Potter lainnya sebelum ini. Semuanya adalah duka.

Mungkin karena Snape adalah tokoh kunci, mungkin karena peran Snape mengaduk emosi, atau simply karena Alan bukan sekedar memerankan Snape–it was because he was the character–kepergian Mr. Rickman mengejutkan kami semua. Kita semua.

Kebanyakan, kita tak tahu berita dia sakit. Yang kita ingat adalah goodbye-words-nya sebagai Severus Snape, seperti yang tertulis di sini:

alan1

“Three children have become adults since a phone call with Jo Rowling, containing one small clue, persuaded me that there was more to Snape than an unchanging costume…”

Iya, sebagai Snape yang selalu muncul di film Harry Potter, tentu Alan Rickman ikut menjadi “saksi” perubahan usia golden trio kita: Daniel, Rupert, dan Emma. He was so lucky there, wasn’t he? I mean, he saw them since…

goldentrio

…since these kids were kids…

…up to…

gtlast

…their last time being on the set together.

Selain kalimat “…containing one small clue, persuaded me that there was more to Snape than an unchanging costume…”, Alan juga bilang kalau J.K Rowling kasih dia “little piece of information”. Lengkapnya, here is what he said on 2011,

“She gave me one little piece of information, which I always said I would never share with anybody and never have, and never will. It wasn’t a plot point, or crucial in any tangible way, but it was crucial to me as a piece of information that made me travel down that road rather than that one or that one or that one.”

“Little piece of information” ini terus menjadi sebagaimana kata-kata itu dirangkai. Rahasia yang disodorkan narator cerita super hebat kepada aktor dalam cerita yang memainkan tokohnya dengan nyata. Hingga tanggal 18 Januari kemarin, Jo menjawab sebuah pertanyaan di twitter-nya.

josnape

“Piece of Information”

Luckily, the question was answered by the Queen herself.

josnape2

“Always”.

So, after all this time, he knows. He always knows.

Crying yet? Me too.


 

Severus Snape berulang tahun tanggal 9 Januari. Lima hari berikutnya, aktor yang memerankannya pergi menyusulnya ke “sana”

Menurutmu, apa yang sedang mereka lakukan sekarang?

 

snapealan

The bravest man.

==============================================

Bagaimana seseorang bisa pergi, adalah misteri. Bagaimana kita bisa meninggalkan sesuatu, adalah takdir. Bagaimana kita bisa ditinggalkan, adalah rencana-Nya.

Memiliki sesuatu (seorang guru, seorang teman, hingga seekor peliharaan) adalah hadiah yang diam-diam Dia kirim dari atas sana. Membaca ceritamu saat itu, aku tahu betul bagaimana rasanya.

Tahun baru ini, tepat tanggal 1 Januari 2016, adalah hari di mana 3 tahun yang lalu seorang adik sepupuku pergi ke tempat yang tak berbatas itu.

Usianya masih muda. Kalau dia masih menghirup udara yang sama dengan kita, tahun ini ia juga akan berusia 20 sepertimu. Bedanya, dia adalah seorang laki-laki.

3 tahun yang lalu dia pergi, tapi sampai sekarang dia selalu ada di kepalaku.

Jadi bergembiralah, orang yang kita sayangi akan terus menjadi orang yang kita rindukan. After all this time. Benar.

A L W A Y S.


 

Semoga gurumu, temanmu, hingga Poci-mu juga hidup dengan damai di sana. Doa yang sama yang selalu aku kirim untuk adik sepupuku yang terus hidup di hatiku.

Hey,

mereka mungkin sekarang bahkan sedang bertemu Alan?


 

PS: After all this time, we’ll always be here with you, Ratu. Hehehe.

 

– r i –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s