#DearViny: Untold Wishes

Standard

#DearViny adalah kategori khusus untuk setiap post di blog ini yang ditulis dan ditujukan untuk dibaca Viny.

Surat pertama untuk Viny, berjudul Dear, Viny. bisa dilihat di sini. Postingan awal yang memulai tagar #DearViny di blog ini ada di sini.

==============================================

Dear, Viny.

Jakarta ramai, ya?

I really mean it. R a m a i.

krl

Naik KRL penuh.

macet

… apalagi naik mobil.

Jalan kaki pun jadi lebih cepat. Orang-orang seperti diburu waktu, dipasangkan tenaga yang nyaris sama kuatnya.

Jakarta ramai, ya, kan?

Walaupun menyebalkan, aku rasa Jakarta sih berjasa. Orang-orang ini–yang menyesaki tiap jengkal tanahnya–mendapat rejeki dari Jakarta di matanya.


Jakarta pernah menawarkan keberuntungannya padaku–alasanku datang ke sana sejak minggu lalu. Tapi bagaimanapun baiknya ia memberiku peruntungan, batasnya juga muncul. Pengumuman akhir seharusnya tanggal 23. Tapi… Interview kerja pertama yang akhirnya tidak lolos.

Padahal tadinya kupikir tanggal 23 akan jadi tanggal kebahagiaanmu dan tanggal keberuntunganku.

Mungkin Jakarta belum merasa aku akan siap dengan keramaian, ya?

Baiklah. Tidak apa-apa. Sebentar lagi akan pulang ke Cilacap yang situasinya berbanding terbalik dengan Jakarta. Haha!

Tapi sebelum pulang, masih ada satu lagi email di inbox-ku.

VERIF SEITANSAIMU!


 

20160224_091315.jpg

Buat apa datang?

Orang-orang dekatku tau aku memang bukan orang yang nyaman nonton sendirian. Jalan sendiri, iya. Tapi, nonton sendiri? Like… uh. Who’s gonna sit beside me? A super weird alien wearing a weird hat?

Tapi hari itu, tenaaang~ Karena ada Ibo wkwk. Itu kunjunganku kedua ke teater dan aku masih suka bingung aja. Lucky that I’ve got a friend beside me. Semuanya pasti baik-baik aja!

20160224_091020

… emmm somehow it was surprising to see my own self holding this.

… karena biasanya pegang lightstick Super Junior (you know yang ujungnya lengkap ada huruf hangul dan logo saturn-nya wkwkwk), agak-agak krik-krik gitu pegang LS potek. But it was fun! Project yang niat dari kelompok orang-orang yang mendukung kamu. Beautiful, wasn’t it?

Dan selanjutnya,

I enjoyed the show.

Menyenangkan! 😀


 

Jakarta ramai, ya, kan?

Padat, seperti antrian orang-orang untuk hi-touch setelah show.

Aku ikutin aja mas-mas di depanku masuk antrian. Bersiap-siap menghitung dalam hati dan berada tepat di depanmu, mengucapkan “selamat ulang tahun” sekedarnya.

Apalagi, di kantongku, ada sesuatu.

Tapiiii…

I was supposed to give you a birthday greeting, yet I didn’t. I was supposed to give you this “thing” inside my pocket (or at least, as we weren’t allowed to give the gift to the member, I should ask for help from the security, maybe?), but I didn’t. How could I be that nervous in front of a 20-year-old girl?!

So, instead of “Happy birthday”, I said “Thank you” to you.

Like… Hello? Were you fine, dear my-own-self?

Tapi kamu, tertawa menyenangkan, setelah sedikit mencondongkan badanmu ke depan, said coolly,

“Iya, terimakasih, ya!”

You just didn’t know I was having a firework party inside me that time.


Jakarta memang ramai.

Mungkin kalau dijabarkan, pikiranku juga ramai. Setelah show, karena udah ditelepon bapake, aku langsung dissaparate (tapi bo’ong) cari ojek-jaket-ijo.

Meanwhile, kepalaku masih ramai. Semua keseruan dan kebodohannya masih terekam.

To not be able to say “Happy birthday” to you, to not be able to give this “thing” to you, I am sorry.

I guess I was just too excited.

Or, simply, I was just too silly. Huhuhu.

Tapi sebenarnya, sangat ingin bilang “Selamat ulang tahun” di depan kamu. Karena kesempatan itu sudah terbuang dengan bodohnya, semoga doa buat kamu tetap tersampaikan!

Selamat ulang tahun, Ratu Vienny Fitrilya! You may be younger than me, but it won’t stop you to keep inspiring me. Thanks for being such a lovely person for me and many people outside.

Keep being the Ratu we love~!

==============================================

PS: Di foodhall kemaren sore, beli apa? :p

It was funny to realize that we were so close wkwkwk.

 

 

Bye!

– r i –